Perubahan Suasana Hati pada Anak

Kunjungan rumah saat perayaan merupakan bagian besar dari perayaan seperti Tahun Baru Imlek. Keluarga berkumpul, rumah menjadi ramai, dan anak-anak dikelilingi oleh suasana yang penuh keseruan. Namun, banyak orang tua menyadari bahwa selama kunjungan Tahun Baru Imlek, anak-anak mereka tidur kurang nyenyak dan tampak lebih emosional dari biasanya.

Jika anak Anda menjadi rewel, gelisah, atau mengalami perubahan suasana hati, hal ini sering kali berkaitan dengan rutinitas yang terganggu, bukan karena perilaku yang buruk. Memahami penyebabnya dapat membantu orang tua merespons dengan lebih sabar dan penuh penenangan.

Mengapa Tahun Baru Imlek Dapat Mengganggu Tidur Anak

Anak-anak berkembang dengan baik ketika memiliki rutinitas yang teratur. Waktu tidur yang konsisten, kebiasaan sebelum tidur yang familiar, serta jadwal yang dapat diprediksi membantu tubuh mereka mengenali waktu untuk beristirahat.

Selama Tahun Baru Imlek, rutinitas sering kali berubah. Waktu tidur menjadi lebih larut, waktu tidur siang terlewat, dan tidur mungkin terjadi di tempat yang tidak familiar. Bagi bayi dan balita, perubahan kecil pada jadwal tidur saja sudah dapat memberikan dampak yang besar.

Jika gangguan ini berlangsung selama beberapa hari, anak dapat menjadi terlalu lelah, sehingga justru lebih sulit untuk tertidur dan mempertahankan kualitas tidur.

Stimulasi Berlebihan Selama Kunjungan Perayaan

Selain perubahan rutinitas, anak-anak juga dapat terpengaruh oleh suasana ramai saat kunjungan perayaan. Kunjungan Tahun Baru Imlek sering melibatkan percakapan yang keras, pencahayaan terang, serta banyak orang yang berinteraksi dengan anak Anda.

Hal ini dapat menyebabkan stimulasi berlebihan, yaitu ketika anak menerima lebih banyak rangsangan daripada yang dapat mereka proses tanpa istirahat yang cukup. Sementara orang dewasa mungkin menikmati suasana meriah, anak-anak dapat dengan cepat merasa kewalahan.

Anak yang mengalami stimulasi berlebihan mungkin kesulitan untuk menenangkan diri, meskipun mereka sudah merasa lelah. Hal ini dapat mengakibatkan keterlambatan tidur, sering terbangun di malam hari, atau penolakan saat waktu tidur tiba.

Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan Baru

Faktor lain yang dapat memengaruhi tidur adalah lingkungan tidur. Bahkan perubahan kecil seperti kamar yang berbeda, tempat tidur baru, atau perubahan pencahayaan dan tingkat kebisingan dapat membuat anak merasa tidak tenang.

Anak yang lebih kecil mungkin belum dapat menjelaskan apa yang terasa tidak nyaman, namun ketidaknyamanan tersebut sering terlihat melalui perilaku lain. Hal ini dapat berupa menjadi lebih melekat, merasa cemas, atau sulit untuk menenangkan diri saat waktu tidur.

Ketika anak tidak merasa aman dengan lingkungan sekitarnya, kualitas tidur dapat terganggu, meskipun secara fisik mereka tampak sehat.

Dampak Kurang Tidur terhadap Suasana Hati Anak

Ketika anak tidak mendapatkan tidur yang cukup, perubahan suasana hati sering kali menjadi tanda yang paling awal terlihat. Anda mungkin menyadari anak menjadi lebih mudah marah, menangis karena hal-hal kecil, atau bereaksi berlebihan terhadap frustrasi ringan. Beberapa anak mengalami perubahan suasana hati dan dapat dengan cepat berpindah dari merasa senang menjadi marah atau menangis. Anak lain mungkin tampak lebih melekat atau sensitif secara emosional sepanjang hari.

Tidur berperan penting dalam membantu anak mengelola emosi mereka. Saat anak terlalu lelah, mereka akan lebih sulit untuk tetap tenang, menghadapi perubahan, atau mengekspresikan perasaan dengan jelas. Hal ini dapat membuat situasi sehari-hari terasa sangat melelahkan bagi mereka.

Perubahan emosi ini umumnya tidak disengaja. Dalam banyak kasus, hal tersebut merupakan tanda bahwa anak membutuhkan lebih banyak istirahat dan rasa aman.

Tanda-Tanda Anak Mungkin Terlalu Lelah

Jadwal Tidur Bayi

Anak tidak selalu menunjukkan kelelahan dengan menguap atau bergerak lebih lambat. Beberapa tanda umum meliputi:

  • Sulit menenangkan diri saat malam hari
  • Sering terbangun selama tidur
  • Ledakan emosi yang meningkat
  • Mudah marah atau sering menangis
  • Kesulitan mendengarkan atau berkonsentrasi

Pada bayi, kelelahan berlebihan bahkan dapat membuat mereka semakin melawan rasa kantuk, sehingga lebih sulit untuk mempertahankan jadwal tidur bayi yang stabil selama masa perayaan.

Tips Praktis Membantu Anak Menyesuaikan Diri Selama Kunjungan Perayaan

Meskipun gangguan rutinitas merupakan hal yang wajar selama Tahun Baru Imlek, ada beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua untuk mendukung tidur dan suasana hati anak:

  1. Mempertahankan rutinitas yang familiar bila memungkinkan 
    Meskipun waktu tidur sedikit lebih larut, mempertahankan kebiasaan seperti membacakan cerita sebelum tidur, menggunakan selimut favorit, atau meredupkan lampu dapat memberi sinyal bahwa sudah waktunya tidur.
  2. Merencanakan waktu tenang untuk menenangkan diri 
    Sebelum berangkat berkunjung atau setelah pulang ke rumah, luangkan 15–20 menit untuk melakukan aktivitas yang menenangkan agar anak dapat rileks.
  3. Menjaga konsistensi waktu tidur siang bagi anak yang lebih kecil 
    Tidur siang yang lebih singkat atau lebih awal tetap dapat membantu mencegah kelelahan berlebihan dan mengurangi perubahan suasana hati.
  4. Menyediakan lingkungan tidur yang familiar 
    Membawa barang dari rumah seperti selimut, bantal, atau mainan lembut dapat membantu anak merasa lebih aman.
  5. Mengelola stimulasi berlebihan 
    Batasi paparan terhadap ruangan yang sangat bising atau pertemuan yang ramai menjelang waktu tidur. Berikan kesempatan bagi anak untuk beristirahat di ruang yang lebih tenang jika diperlukan.
  6. Bersikap sabar dan empatik 
    Sadari bahwa perilaku rewel atau melekat sering kali disebabkan oleh kelelahan, bukan perilaku buruk. Dukungan dan ketenangan dari orang tua sangat berarti.

Memahami dan Mendukung Anak Selama Tahun Baru Imlek

Gangguan tidur selama kunjungan perayaan merupakan hal yang umum dan biasanya akan membaik setelah rutinitas kembali normal. Dengan memperhatikan perubahan rutinitas, stimulasi berlebihan, dan lingkungan yang baru, orang tua dapat membantu anak merasa lebih tenang dan aman selama perayaan.

Di Healthway Medical, dokter keluarga kami sering membantu orang tua menghadapi berbagai kekhawatiran sehari-hari pada anak, termasuk rutinitas tidur, kesejahteraan emosional, dan perubahan perilaku. Meskipun sebagian besar gangguan tidur selama Tahun Baru Imlek tidak memerlukan perhatian medis, kami selalu siap memberikan saran dan dukungan bagi orang tua yang menghadapi tantangan ini.

Temukan Klinik Terdekat Anda