Lindungi Diri Anda dengan Vaksin Herpes Zoster di Singapura

Ruam Herpes Zoster

Herpes zoster (shingles) adalah kondisi kulit yang menyakitkan akibat reaktivasi virus varicella-zoster, yaitu virus yang sama yang menyebabkan cacar air. Siapa pun yang pernah terkena cacar air membawa virus ini dalam keadaan tidak aktif di dalam tubuh, dan virus tersebut dapat aktif kembali di kemudian hari sehingga menyebabkan herpes zoster. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri saraf yang berat serta berbagai komplikasi, terutama pada orang lanjut usia dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Meskipun vaksin cacar air membantu mencegah infeksi awal oleh virus varicella-zoster, vaksin tersebut tidak sepenuhnya menghilangkan risiko terkena herpes zoster di kemudian hari.

Di Singapura, vaksin herpes zoster sangat dianjurkan bagi orang dewasa berusia 50 tahun ke atas, serta individu berusia 18 hingga 59 tahun dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu, untuk membantu mengurangi risiko herpes zoster dan komplikasinya. Jika Anda pernah terkena cacar air, vaksinasi merupakan langkah penting untuk melindungi diri Anda.

Gejala herpes zoster yang umum meliputi:

  • Nyeri seperti terbakar, menusuk, atau tersengat
  • Ruam merah yang biasanya muncul di satu sisi tubuh
  • Lepuhan pada kulit
  • Sensitivitas terhadap sentuhan
  • Kelelahan dan demam

Herpes zoster terkadang dapat disalahartikan sebagai kondisi kulit lainnya, terutama pada tahap awal sebelum lepuhan muncul. Jika Anda mengalami ruam yang terasa nyeri, terbakar, atau kesemutan, terutama pada satu sisi tubuh atau wajah, segera konsultasikan dengan dokter. Pemeriksaan dan pengobatan dini dapat membantu meredakan gejala serta mengurangi risiko nyeri saraf yang berkepanjangan.

Buat Janji Temu untuk Vaksinasi Anda

Apa Itu Vaksin Herpes Zoster?

Vaksin herpes zoster (Shingrix) adalah vaksin rekombinan non-hidup yang membantu melindungi dari herpes zoster. Karena virus varicella-zoster tetap berada dalam keadaan tidak aktif di dalam tubuh setelah seseorang terkena cacar air, vaksin ini bekerja dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga virus tersebut lebih kecil kemungkinannya untuk aktif kembali sebagai herpes zoster. Vaksin ini memberikan perlindungan yang kuat dan tahan lama serta membantu mengurangi risiko herpes zoster dan komplikasinya, termasuk neuralgia pascaherpes (post-herpetic neuralgia), yaitu nyeri saraf yang dapat bertahan setelah ruam sembuh.

Subsidi Vaksin Herpes Zoster dan Penggunaan MediSave

Sejak 1 September 2025, Warga Negara Singapura dan Penduduk Tetap yang memenuhi syarat dapat menerima subsidi hingga 75% untuk vaksin Shingrix di klinik dokter umum CHAS, poliklinik, dan institusi perawatan jangka panjang yang didanai oleh Kementerian Kesehatan Singapura. Besaran subsidi yang diberikan bergantung pada pendapatan rumah tangga dan tingkat kartu CHAS. Lansia Pioneer Generation dan Merdeka Generation juga berhak menerima subsidi tambahan.

Mulai 1 Juni 2026, pasien yang memenuhi syarat dapat menggunakan MediSave untuk membayar sisa biaya Shingrix setelah subsidi diterapkan. Fasilitas ini mencakup hingga S$500 per tahun melalui skema MediSave500/700 (atau hingga S$700 per tahun bagi pasien dengan kondisi kronis kompleks di bawah Chronic Disease Management Programme), ditambah hingga S$400 per tahun melalui Flexi-MediSave bagi lansia berusia 60 tahun ke atas.

Kelayakan untuk subsidi dan penggunaan MediSave dapat berbeda berdasarkan usia, status kewarganegaraan, tingkat CHAS, dan kondisi medis. Pasien dianjurkan untuk memeriksa kelayakan mereka dengan klinik sebelum menerima vaksinasi.

Siapa yang Dianjurkan Mendapatkan Vaksin Herpes Zoster?

Di Singapura, vaksin herpes zoster dianjurkan bagi individu yang memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami herpes zoster dan komplikasinya, termasuk:

  • Orang dewasa berusia 50 tahun ke atas: 
    Risiko terkena herpes zoster meningkat secara signifikan seiring bertambahnya usia. 
    Di bawah National Adult Immunisation Schedule (NAIS) dari Kementerian Kesehatan Singapura, subsidi pemerintah tersedia bagi Warga Negara Singapura dan Penduduk Tetap yang memenuhi syarat, berusia 60 tahun ke atas, serta orang dewasa berusia 18 hingga 59 tahun yang mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh. 
     
  • Individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah berusia 18 hingga 59 tahun: 
    Termasuk mereka yang mengalami gangguan kekebalan tubuh akibat kondisi seperti kanker, HIV, atau penggunaan terapi imunosupresif.

Vaksinasi sangat penting bagi kelompok-kelompok ini untuk membantu mengurangi kemungkinan terkena herpes zoster dan dampak komplikasinya. Bahkan jika Anda pernah mengalami herpes zoster sebelumnya, atau tidak yakin apakah Anda pernah terkena cacar air, Shingrix mungkin tetap dianjurkan apabila Anda memenuhi kriteria yang ditetapkan. Konsultasikan dengan dokter jika Anda tidak yakin apakah vaksin ini sesuai untuk Anda.

Orang dewasa berusia 50 hingga 59 tahun yang khawatir terhadap risiko herpes zoster juga dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai kesesuaian vaksinasi, meskipun mereka tidak termasuk dalam kriteria subsidi NAIS saat ini.

Buat Janji Temu untuk Vaksinasi Anda

Kapan dan Seberapa Sering Vaksin Ini Perlu Diberikan?

Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) merekomendasikan:

  • Shingrix diberikan dalam dua dosis. Bagi orang dewasa berusia 60 tahun ke atas, dosis kedua biasanya diberikan 2 hingga 6 bulan setelah dosis pertama.
  • Bagi orang dewasa berusia 18 hingga 59 tahun dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, dokter dapat menyarankan interval pemberian dosis yang paling sesuai berdasarkan kondisi kesehatan dan jadwal pengobatan Anda.

Apa yang Dapat Diharapkan Sebelum dan Setelah Vaksinasi?

Vaksin diberikan melalui suntikan pada lengan atas. Efek samping vaksin herpes zoster yang umum meliputi:

  • Nyeri, kemerahan, atau pembengkakan di area suntikan
  • Demam ringan atau kelelahan
  • Sakit kepala atau nyeri otot

Efek samping ini biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Vaksin ini umumnya dapat ditoleransi dengan baik dan memiliki profil keamanan yang kuat. Penyedia layanan kesehatan akan membahas segala pertanyaan atau kekhawatiran Anda sebelum vaksinasi dilakukan.

Konsultasikan dengan dokter sebelum menerima vaksin herpes zoster jika Anda pernah mengalami reaksi alergi serius terhadap dosis vaksin sebelumnya, sedang sakit disertai demam, sedang hamil atau menyusui, memiliki gangguan perdarahan, memiliki riwayat Sindrom Guillain-Barré, atau sedang mengonsumsi obat-obatan yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Jadwalkan Vaksin Herpes Zoster Anda di Singapura

Apakah Herpes Zoster Menular

Herpes zoster dapat menyebabkan nyeri yang signifikan serta berbagai komplikasi, terutama pada orang lanjut usia dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Mengambil langkah pencegahan sejak sekarang dapat membantu mengurangi risiko terkena herpes zoster dan komplikasinya.

Healthway Medical Singapura menyediakan akses yang mudah untuk mendapatkan vaksin herpes zoster dengan dukungan tenaga medis profesional dan tepercaya. Jadwalkan vaksinasi herpes zoster Anda hari ini dan berikan perlindungan terbaik bagi diri Anda terhadap herpes zoster.

Buat Janji Temu untuk Vaksinasi Anda Hubungi untuk Menanyakan

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa Biaya Vaksin Herpes Zoster di Singapura?

Bagi Warga Negara Singapura yang memenuhi syarat, biaya lengkap dua dosis vaksin Shingrix berkisar antara S$76 hingga S$300 setelah subsidi, bergantung pada pendapatan rumah tangga dan tingkat kartu CHAS. Lansia Pioneer Generation dan Merdeka Generation membayar lebih rendah. Pasien yang memenuhi syarat juga dapat menggunakan MediSave untuk membantu menanggung sisa biaya setelah subsidi diterapkan1.

Siapa yang Memenuhi Syarat untuk Mendapatkan Subsidi Vaksin Herpes Zoster?

Subsidi berlaku bagi Warga Negara Singapura dan Penduduk Tetap yang direkomendasikan untuk menerima vaksin berdasarkan National Adult Immunisation Schedule (NAIS), termasuk orang dewasa berusia 60 tahun ke atas serta orang dewasa berusia 18 hingga 59 tahun dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah2.

Bisakah Saya Menggunakan MediSave untuk Membayar Vaksin Herpes Zoster?

Ya. Mulai 1 Juni 2026, pasien yang memenuhi syarat dapat menggunakan MediSave untuk membayar sisa biaya setelah subsidi diterapkan, termasuk melalui skema MediSave500/700 serta Flexi-MediSave bagi lansia berusia 60 tahun ke atas3.

Berapa Dosis Vaksin Herpes Zoster yang Saya Perlukan?

Shingrix diberikan dalam dua dosis yang biasanya berjarak 2 hingga 6 bulan. Bagi orang dewasa dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, dokter dapat menyarankan interval yang berbeda berdasarkan kondisi kesehatan dan jadwal pengobatan Anda2.

Bisakah Saya Mendapatkan Vaksin Jika Saya Pernah Mengalami Herpes Zoster?

Ya. Shingrix mungkin tetap sesuai untuk Anda walaupun pernah mengalami herpes zoster sebelumnya, kerana kondisi ini boleh berulang. Vaksin biasanya diberikan setelah episod herpes zoster semasa telah sembuh sepenuhnya, dan bukan ketika jangkitan masih aktif. Dokter akan menasihati waktu yang paling sesuai untuk vaksinasi4.

Apakah Herpes Zoster Menular?

Anda tidak dapat tertular herpes zoster daripada orang lain. Namun, virus yang menyebabkannya (virus varicella-zoster) boleh menular melalui cairan daripada ruam herpes zoster yang aktif kepada seseorang yang belum pernah terkena cacar air atau menerima vaksin cacar air. Orang tersebut akan mengalami cacar air, bukan herpes zoster. Penularan hanya boleh berlaku ketika lepuhan masih aktif, dan tidak berlaku sebelum ruam muncul atau selepas ruam mengering dan berkerak5.

Referensi

  1. MOH — Shingles & Pneumococcal Vaccines Added to NAIS
  2. Vaccine.gov.sg — Shingles
  3. MOH — MediSave: Outpatient Care
  4. CDC — Shingles Vaccination
  5. CDC — About Shingles