
Nyeri kaki adalah keluhan yang sering kali ditahan oleh banyak orang. Keluhan ini bisa bermula sebagai rasa pegal setelah seharian beraktivitas, nyeri tumit di pagi hari, atau rasa tidak nyaman yang datang dan pergi. Banyak orang menganggap kondisi ini akan membaik dengan sendirinya, dan dalam beberapa kasus memang demikian.
Namun dalam praktik klinis, kami juga sering menemui pasien dengan nyeri kaki yang menetap selama berbulan-bulan, meskipun sudah beristirahat, menggunakan obat pereda nyeri, atau bahkan menjalani fisioterapi. Pada tahap ini, masalahnya sering kali bukan lagi hanya pada kaki itu sendiri, tetapi pada bagaimana fungsi kaki memengaruhi seluruh tungkai bawah.
Di sinilah kolaborasi antara dokter umum (GP), podiatris, dan tenaga kesehatan lainnya menjadi sangat penting.
Mengapa Nyeri Kaki Sering Kali Lebih dari Sekadar Lokasi Rasa Sakit
Nyeri merupakan sinyal yang penting. Rasa sakit memberi tahu bahwa ada sesuatu yang tidak beres, namun tidak selalu menjelaskan penyebabnya. Sebagai contoh, nyeri tumit mungkin terasa terlokalisasi, tetapi faktor yang berkontribusi dapat meliputi:
- Cara kaki menahan beban saat berjalan
- Fleksibilitas pergelangan kaki
- Kekakuan otot betis
- Pilihan alas kaki
- Cara gaya atau tekanan bergerak ke atas sepanjang tungkai saat aktivitas harian
Di Singapura, nyeri kaki sering dikaitkan dengan berdiri atau berjalan dalam waktu lama, kebutuhan perjalanan harian, sepatu formal dengan dukungan terbatas, atau peningkatan aktivitas secara mendadak seperti lari rekreasional, kelas kebugaran, atau bahkan perjalanan liburan yang panjang.
Ketika nyeri menetap, hanya berfokus pada area yang terasa sakit dapat membuat penyebab utama mengapa jaringan mengalami beban berlebih terlewatkan.
Apa yang Dinilai Secara Berbeda dalam Pemeriksaan Podiatri

Banyak orang terkejut mengetahui bahwa pemeriksaan podiatri tidak hanya berfokus pada kaki secara terpisah. Pemeriksaan podiatri biasanya mencakup:
- Mengamati cara seseorang berjalan
- Menilai postur kaki dan pergerakan sendi
- Memeriksa bagaimana beban didistribusikan saat bergerak
- Melihat bagaimana alas kaki berinteraksi dengan mekanika kaki
Pendekatan yang bersifat dinamis dan berbasis gerakan ini membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang mungkin tidak terlihat melalui pemindaian atau pemeriksaan X-ray.
Pemeriksaan pencitraan sangat berguna untuk menyingkirkan kondisi serius, namun tidak selalu menjelaskan mengapa nyeri muncul atau mengapa keluhan terus berulang. Memahami bagaimana kaki berfungsi dalam aktivitas sehari-hari sering kali menjadi kunci perbaikan jangka panjang.
Ketika Nyeri Kaki Tidak Lagi Membaik
Salah satu situasi yang sering kami temui adalah nyeri yang awalnya membaik, namun kemudian berhenti menunjukkan perbaikan lebih lanjut. Contohnya:
- Nyeri tumit di pagi hari yang sedikit mereda tetapi tidak pernah benar-benar hilang
- Nyeri pada bagian depan kaki yang kembali muncul setiap kali aktivitas meningkat
- Rasa tidak nyaman yang berpindah lokasi, bukan menghilang sepenuhnya
Hal ini tidak berarti perawatan sebelumnya tidak tepat. Dalam banyak kasus, kondisi tersebut hanya menandakan bahwa diperlukan lapisan penilaian tambahan.
Pemeriksaan podiatri dapat membantu menentukan apakah faktor biomekanik masih memberikan tekanan berulang pada jaringan yang sama, meskipun gejala sedang ditangani.
Peran Perawatan Kolaboratif
Nyeri kaki jarang ditangani oleh satu profesi saja. Hasil yang baik sering kali melibatkan kolaborasi antara:
- Dokter umum, yang memberikan pengawasan medis dan penilaian awal
- Fisioterapis, yang membimbing rehabilitasi dan penguatan
- Podiatris, yang menangani mekanika kaki, distribusi beban, dan alas kaki
Ketika perawatan dikoordinasikan dengan baik, pasien biasanya lebih memahami kondisi mereka dan merasa lebih yakin untuk mengikuti rencana penanganan. Hal ini sangat penting terutama untuk kondisi yang dipengaruhi oleh tingkat aktivitas, gaya hidup, dan kebiasaan jangka panjang.
Mengapa Penilaian Dini Itu Penting
Menunggu hingga nyeri menjadi parah atau berlangsung lama dapat membuat proses pemulihan menjadi lebih menantang. Kondisi yang biasanya dapat pulih dalam beberapa minggu, bisa saja memerlukan waktu berbulan-bulan untuk membaik. Penilaian sejak dini membantu:
- Mengidentifikasi faktor yang berkontribusi sebelum memburuk
- Mengurangi kekambuhan yang berulang
- Mencegah pola kompensasi yang dapat memengaruhi lutut, pinggul, atau punggung bawah
Hal ini tidak berarti setiap keluhan nyeri kaki memerlukan penanganan spesialis. Namun, jika gejala menetap, sering kambuh, atau membatasi aktivitas sehari-hari, evaluasi lanjutan dapat bermanfaat.
Membantu Orang Tetap Bergerak dengan Nyaman

Dari sudut pandang pasien, tujuannya biasanya sederhana: dapat berjalan, bekerja, berolahraga, dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman tanpa harus terus-menerus menyadari kondisi kaki mereka.
Untuk mencapainya, sering kali diperlukan pandangan yang melampaui area yang terasa nyeri dan memahami bagaimana tubuh bergerak secara keseluruhan. Di sinilah kolaborasi antar tenaga kesehatan menjadi penting, agar perawatan bersifat saling melengkapi dan tidak terfragmentasi.
Bila keluhan terkait kaki menetap, penilaian oleh podiatris yang terlatih dalam biomekanika tungkai bawah, seperti Straits Podiatry, dapat menjadi bagian yang bermanfaat dalam pendekatan perawatan yang lebih menyeluruh.

Penulis: Mr Jackie Tey
Kepala Podiatris di Straits Podiatry
Mr Tey adalah seorang podiatris di Singapura dengan fokus klinis pada biomekanika tungkai bawah, nyeri tumit, dan rehabilitasi fungsional. Ia bekerja sama secara erat dengan dokter umum dan tenaga kesehatan lainnya untuk mendukung pasien dengan keluhan kaki yang kompleks dan menetap.