Rinitis alergi merupakan salah satu kondisi kronis yang paling umum di Singapura dan dialami oleh lebih dari 30% penduduk1. Bagi banyak orang, kondisi ini ditandai dengan hidung yang terus-menerus tersumbat, berair, atau gatal, sering bersin, serta kualitas tidur yang kurang baik. Kondisi ini juga sering disalahartikan sebagai "sinus", hidung sensitif, alergi hidung, atau flu yang tidak kunjung sembuh. Meskipun rinitis alergi sangat umum terjadi, banyak kasus yang masih belum terdiagnosis dan tidak mendapatkan penanganan, bahkan ketika gejalanya sudah tergolong sedang hingga berat1.

Rinitis alergi dapat ditangani dengan baik. Dengan kombinasi pengendalian pemicu alergi dan pengobatan yang tepat, sebagian besar penderita dapat mengendalikan gejalanya sehingga dapat tidur, bekerja, dan bernapas dengan lebih nyaman. Karena rinitis alergi sering terjadi bersamaan dengan asma dan eksim, penanganan yang baik juga dapat membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan secara keseluruhan.

Apa Itu Rinitis Alergi?

Rinitis alergi adalah peradangan pada lapisan dalam hidung. Pada orang yang rentan terhadap alergi, sistem kekebalan tubuh keliru menganggap zat sehari-hari, seperti tungau debu rumah, sebagai ancaman dan bereaksi terhadapnya. Reaksi ini melepaskan zat kimia seperti histamin, yang menyebabkan lapisan hidung membengkak dan menghasilkan lebih banyak lendir, sehingga menimbulkan bersin, hidung berair atau tersumbat, serta mata gatal.

Allergic Rhinitis Singapore

Di Singapura, banyak orang menyebut gejala-gejala ini sebagai "sinus", padahal rinitis alergi tidak sama dengan infeksi sinus. Perbedaannya terletak pada penyebab dan gejalanya.

  • Rinitis alergi merupakan reaksi alergi yang menyebabkan bersin, hidung gatal, serta keluarnya cairan bening dari hidung, tanpa disertai demam.
  • Infeksi sinus (sinusitis) biasanya disebabkan oleh infeksi dan ditandai dengan nyeri atau tekanan pada wajah, lendir yang kental atau berubah warna (kuning atau hijau), serta terkadang disertai demam. Rinitis alergi yang tidak ditangani juga dapat menyebabkan infeksi sinus, sehingga kedua kondisi ini sering disalahartikan sebagai hal yang sama.

Rinitis alergi dapat bersifat sepanjang tahun (perenial) atau musiman. Di Singapura yang beriklim panas dan lembap, sebagian besar kasus bersifat perenial dan dipicu oleh alergen di dalam ruangan seperti tungau debu dan jamur, bukan serbuk sari musiman yang lebih sering ditemukan di negara beriklim sedang.

Gejala Rinitis Alergi

Gejala rinitis alergi dapat berkisar dari ringan hingga cukup mengganggu, sehingga memengaruhi kualitas tidur, konsentrasi, dan kenyamanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Gejala yang umum meliputi:

  • Sering bersin, biasanya terjadi berulang kali dan lebih sering pada pagi hari
  • Hidung berair dengan cairan bening (rinore)
  • Hidung tersumbat, yang dapat menyebabkan bernapas melalui mulut
  • Hidung, tenggorokan, atau langit-langit mulut terasa gatal
  • Lendir mengalir ke bagian belakang tenggorokan (post-nasal drip), yang terkadang menyebabkan sering berdehem atau batuk yang berkepanjangan
  • Mata gatal, berair, atau merah (konjungtivitis alergi)

Salah satu petunjuk penting adalah rinitis alergi umumnya tidak menyebabkan demam, dan gejalanya sering berlangsung jauh lebih lama daripada flu biasa. Jika "flu" Anda berlangsung selama berminggu-minggu atau terus berulang, penyebabnya mungkin adalah alergi.

Siapa yang Lebih Berisiko Mengalami Rinitis Alergi?

Rinitis alergi dapat terjadi pada siapa saja, tetapi beberapa faktor dapat meningkatkan risikonya:

  • Memiliki riwayat keluarga dengan rinitis alergi, karena kondisi ini cenderung diturunkan dalam keluarga
  • Memiliki riwayat pribadi atau keluarga dengan asma atau eksim, karena kondisi-kondisi alergi ini sering terjadi bersamaan
  • Sering terpapar alergen di dalam ruangan, seperti tungau debu rumah, jamur, atau serpihan kulit hewan peliharaan
  • Terpapar iritan seperti asap rokok, kabut asap, parfum yang menyengat, atau uap bahan kimia, yang dapat memperburuk gejala

Rinitis alergi sering mulai muncul pada masa kanak-kanak atau dewasa muda, meskipun dapat berkembang pada usia berapa pun. Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala hidung yang terus-menerus hingga mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter umum.

Konsultasikan dengan Dokter Umum Healthway Medical

Bagaimana Rinitis Alergi Didiagnosis?

Rinitis alergi biasanya didiagnosis berdasarkan penilaian klinis. Ini berarti dokter umum sering kali dapat mengenalinya melalui gejala dan riwayat kesehatan Anda tanpa memerlukan pemeriksaan khusus. Dokter akan menanyakan pola gejala yang Anda alami, kapan dan di mana gejala biasanya muncul, kondisi lingkungan tempat tinggal, serta apakah Anda atau anggota keluarga memiliki riwayat alergi, asma, atau eksim. Dokter juga akan memeriksa hidung, mata, dan tenggorokan Anda. Dalam banyak kasus, informasi tersebut sudah cukup untuk menegakkan diagnosis rinitis alergi dan memulai pengobatan.

Pemeriksaan alergi, seperti skin prick test, dapat dipertimbangkan apabila pemicu alergi belum jelas, gejala terus berlanjut, atau identifikasi alergen tertentu dapat membantu menentukan penanganan yang paling sesuai. Pemeriksaan ini tidak diperlukan untuk semua orang. Jika dianjurkan, Anda mungkin akan dirujuk ke dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) atau klinik alergi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penanganan Rinitis Alergi

Tujuan penanganan rinitis alergi adalah meredakan gejala, meningkatkan kualitas tidur dan kualitas hidup, serta mengurangi risiko komplikasi seperti gangguan sinus atau asma yang tidak terkontrol dengan baik.

Dokter umum dapat merekomendasikan kombinasi pengendalian pemicu alergi dan pengobatan yang disesuaikan dengan seberapa sering dan seberapa berat gejala yang Anda alami. Bergantung pada kondisi Anda, rencana penanganan dapat meliputi:

  • Menghindari alergen — langkah-langkah praktis untuk mengurangi paparan terhadap pemicu alergi
  • Semprotan kortikosteroid hidung — sering dianggap sebagai terapi lini pertama yang paling efektif untuk gejala rinitis alergi yang menetap. Hanya sedikit obat yang diserap oleh tubuh, dan hasilnya paling baik apabila digunakan secara rutin, bukan hanya saat gejala memburuk
  • Antihistamin — antihistamin oral generasi kedua atau semprotan antihistamin hidung dapat membantu meredakan bersin, hidung gatal, dan hidung berair. Beberapa antihistamin generasi lama dapat menyebabkan kantuk, jadi konsultasikan dengan dokter umum mengenai pilihan yang paling sesuai untuk Anda
  • Bilas hidung dengan larutan saline — membantu membersihkan alergen dan lendir, serta meningkatkan efektivitas semprotan hidung yang mengandung obat
  • Meninjau faktor-faktor lain yang dapat memperburuk gejala, serta mendiskusikan kemungkinan rujukan, pemeriksaan alergi, atau imunoterapi apabila gejala sulit dikendalikan

Dengan pengobatan yang konsisten, sebagian besar penderita akan mengalami perbaikan gejala yang nyata.

Pemicu Rinitis Alergi yang Umum di Singapura

Allergic Rhinitis Causes

Pemicu dapat berbeda pada setiap orang, tetapi dalam iklim Singapura, penyebab yang paling umum adalah:

  • Tungau debu rumah — penyebab utama alergi hidung di Singapura. Tungau berkembang dengan baik di lingkungan yang hangat dan lembap, terutama pada seprai, kasur, perabot berbahan kain, dan karpet
  • Jamur — mudah tumbuh di area yang lembap atau basah
  • Serpihan kulit hewan peliharaan — berasal dari kucing, anjing, dan hewan berbulu lainnya
  • Alergen dari kecoak
  • Iritan seperti asap rokok, kabut asap, dupa, parfum yang menyengat, dan uap bahan kimia

Beberapa langkah sederhana berikut dapat memberikan manfaat yang nyata:

  • Cuci seprai setiap minggu, sebaiknya menggunakan air panas jika sesuai dengan jenis kainnya
  • Gunakan pelindung antitungau pada kasur dan bantal
  • Kurangi jumlah boneka berbulu dan karpet di kamar tidur
  • Bersihkan rumah dengan penyedot debu secara rutin
  • Gunakan dehumidifier atau pendingin udara untuk menjaga kelembapan ruangan tetap rendah sehingga dapat mengurangi pertumbuhan tungau debu dan jamur

Anda tidak perlu mengubah seluruh rumah. Dokter umum dapat membantu menentukan perubahan yang paling mungkin memberikan manfaat bagi Anda.

Kapan Perlu Menjalani Pemeriksaan Lanjutan?

Sebagian besar kasus rinitis alergi dapat ditangani dengan baik oleh dokter umum. Namun, lakukan pemeriksaan lebih lanjut jika:

  • Gejala tetap berlangsung atau tidak terkendali meskipun telah menjalani pengobatan secara rutin
  • Anda mengalami hidung tersumbat terus-menerus, penurunan kemampuan mencium bau, mimisan yang sering, atau gejala hanya terjadi pada satu sisi hidung
  • Anda juga menderita asma yang sulit dikendalikan, karena kedua kondisi ini saling berkaitan
  • Anda mengalami nyeri pada wajah, lendir hidung yang kental atau berubah warna, atau demam, yang dapat mengarah pada infeksi sinus, bukan alergi

Dokter umum dapat menilai gejala Anda, menyesuaikan pengobatan, dan merujuk Anda ke dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) apabila diperlukan pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut.

Perawatan Rinitis Alergi oleh Dokter Umum

Allergic Rhinitis Treatment

Dokter umum merupakan pilihan yang tepat sebagai tempat pertama untuk mendapatkan penanganan rinitis alergi, baik jika gejala Anda baru muncul maupun sudah dialami selama bertahun-tahun. Dalam sebagian besar kasus, dokter umum dapat memulai dan meninjau pengobatan utama untuk rinitis alergi, termasuk memberikan saran untuk menghindari alergen, meresepkan semprotan hidung, dan antihistamin, tanpa Anda perlu berkonsultasi dengan dokter spesialis.

Dokter umum dapat membantu Anda dengan:

  • Memastikan apakah gejala yang Anda alami disebabkan oleh rinitis alergi atau kondisi lain, seperti flu atau infeksi sinus
  • Memulai dan menyesuaikan pengobatan agar gejala dapat terkendali
  • Memberikan saran praktis yang sesuai dengan kondisi di Singapura untuk membantu mengurangi paparan terhadap pemicu alergi
  • Mengoordinasikan perawatan jika Anda juga menderita asma atau eksim, karena kondisi-kondisi alergi ini sering terjadi bersamaan
  • Merujuk Anda ke dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) apabila gejala menetap, sulit dikendalikan, atau dicurigai telah terjadi komplikasi

Untuk penanganan jangka panjang, perpanjangan resep, maupun kontrol lanjutan, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter umum melalui telemedisin tanpa perlu datang langsung ke klinik.

Menggunakan MediSave untuk Perawatan Rinitis Alergi

Rinitis alergi merupakan salah satu kondisi yang tercakup dalam Chronic Disease Management Programme (CDMP) di Singapura. Warga Negara Singapura dan Penduduk Tetap yang memenuhi syarat dapat menggunakan MediSave untuk membantu membayar biaya pengobatan rawat jalan rinitis alergi di klinik dokter umum yang terakreditasi, sesuai dengan batas penarikan dan persyaratan yang berlaku.

Mulai 1 Februari 2024, pasien yang terdaftar dalam Healthier SG dan memiliki kondisi yang termasuk dalam CDMP dapat menggunakan MediSave untuk membayar penuh biaya pengobatan di klinik tempat mereka terdaftar, hingga batas penarikan yang berlaku, tanpa perlu membayar 15% biaya tunai bersama2.

Seluruh klinik dokter umum di Healthway Medical merupakan penyedia layanan CDMP yang terakreditasi. Jika Anda menderita rinitis alergi dan belum terdaftar dalam Healthier SG, bicarakan dengan dokter umum Healthway Anda pada kunjungan berikutnya.

Temukan Klinik Healthway Medical Terdekat

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Rinitis Alergi

Apakah Rinitis Alergi Dapat Disembuhkan?

Rinitis alergi tidak dapat disembuhkan secara permanen, tetapi dapat ditangani dengan baik. Dengan kombinasi pengendalian pemicu alergi dan pengobatan yang tepat, sebagian besar penderita dapat mengendalikan gejalanya dengan baik. Jika gejala menetap atau sulit dikendalikan, dokter umum dapat mendiskusikan pilihan penanganan lebih lanjut, seperti pemeriksaan alergi atau imunoterapi.

Bagaimana Cara Membedakan Rinitis Alergi dengan Flu atau Infeksi Sinus?

Rinitis alergi biasanya menyebabkan bersin, hidung gatal, dan hidung berair dengan cairan bening tanpa disertai demam. Gejalanya sering berlangsung selama berminggu-minggu atau terus berulang. Sebaliknya, flu biasa umumnya sembuh dalam satu hingga dua minggu. Infeksi sinus lebih sering ditandai dengan nyeri atau tekanan pada wajah, lendir yang kental atau berubah warna, dan terkadang disertai demam. Jika Anda tidak yakin dengan penyebab gejala yang dialami, dokter umum dapat membantu membedakannya dan merekomendasikan penanganan yang sesuai.

Apakah Rinitis Alergi pada Anak Dapat Hilang Seiring Bertambahnya Usia?

Rinitis alergi sering terjadi pada anak-anak, dan pada sebagian anak gejalanya dapat membaik seiring bertambahnya usia. Namun, sebagian lainnya tetap mengalami gejala hingga dewasa. Apa pun kondisinya, jika gejala mulai memengaruhi kualitas tidur, konsentrasi, atau aktivitas sehari-hari anak Anda, dokter umum dapat membantu mengelolanya.

Apakah Semprotan Hidung Aman Digunakan dalam Jangka Panjang?

Semprotan kortikosteroid hidung umumnya aman digunakan dalam jangka panjang karena hanya sedikit obat yang diserap oleh tubuh. Obat ini bekerja paling efektif jika digunakan secara rutin sesuai anjuran dokter. Sebaliknya, semprotan dekongestan hidung merupakan jenis obat yang berbeda dan hanya digunakan untuk meredakan hidung tersumbat dalam jangka pendek, biasanya tidak lebih dari beberapa hari. Penggunaan yang terlalu lama justru dapat memperburuk hidung tersumbat. Dokter umum dapat membantu menentukan jenis semprotan yang paling sesuai untuk Anda serta menjelaskan cara penggunaannya yang benar.

Apakah Saya Perlu Menjalani Pemeriksaan Alergi?

Tidak selalu. Rinitis alergi biasanya dapat didiagnosis dan ditangani berdasarkan gejala serta riwayat kesehatan Anda tanpa memerlukan pemeriksaan alergi. Pemeriksaan alergi dapat dipertimbangkan jika pemicu alergi belum jelas, gejala sulit dikendalikan, atau apabila mengetahui alergen tertentu dapat memengaruhi pilihan penanganan. Dokter umum dapat membantu menentukan apakah pemeriksaan alergi diperlukan dalam kasus Anda.

Apakah Rinitis Alergi Berkaitan dengan Asma?

Ya. Rinitis alergi dan asma sering terjadi secara bersamaan, dan keduanya kadang-kadang digambarkan sebagai "satu saluran napas, satu penyakit". Penanganan rinitis alergi yang baik dapat membantu mengendalikan asma dengan lebih baik. Oleh karena itu, kondisi ini tetap perlu ditangani meskipun gejalanya terasa ringan. Jika Anda mengalami kedua kondisi tersebut, dokter umum dapat membantu mengoordinasikan penanganan Anda.

Referensi

  1. Agency for Care Effectiveness (ACE), Ministry of Health Singapore. Allergic Rhinitis – Diagnosis and Management. ACE Clinical Guidance. Tersedia di: https://www.ace-hta.gov.sg/healthcare-professionals/acg-html/allergic-rhinitis---diagnosis-and-management-acg/
  2. Ministry of Health Singapore. Healthier SG Chronic Tier Subsidy Framework to Start from 1 February 2024. Tersedia di: https://www.moh.gov.sg/newsroom/healthier-sg-chronic-tier-subsidy-framework-to-start-from-1-february-2024/