Seseorang memeriksa berat badan sebagai bagian dari evaluasi kesehatan tiroid

Kenaikan atau penurunan berat badan yang terjadi tanpa diduga dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Meskipun perubahan pola makan, olahraga, stres, atau hormon sering menjadi penyebabnya, kondisi medis tertentu seperti gangguan tiroid juga dapat berperan.

Kelenjar tiroid membantu mengatur metabolisme tubuh, sehingga perubahan kadar hormon tiroid dapat memengaruhi cara tubuh menggunakan energi dan, dalam beberapa kasus, berat badan. Namun, perubahan berat badan saja tidak selalu berarti Anda mengalami gangguan tiroid. Memperhatikan gejala lain yang menyertainya dapat memberikan petunjuk yang penting.

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan bagaimana tiroid dapat memengaruhi berat badan, gejala-gejala yang perlu diwaspadai, serta kapan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter umum (GP) untuk menjalani pemeriksaan.

Bagaimana Tiroid Dapat Memengaruhi Berat Badan?

Kelenjar tiroid menghasilkan hormon yang merupakan bagian dari sistem umpan balik neuroendokrin yang diatur secara ketat untuk mengendalikan metabolisme tubuh. Oleh karena itu, perubahan kadar hormon tiroid dapat memengaruhi cara tubuh menggunakan energi serta mempertahankan cairan, yang keduanya dapat berdampak pada berat badan.  

Ketika kadar hormon tiroid lebih rendah dari yang seharusnya, proses-proses dalam tubuh dapat melambat. Kondisi ini dikenal sebagai tiroid kurang aktif atau hipotiroidisme. Sebagian orang dengan hipotiroidisme dapat mengalami kenaikan berat badan, mudah lelah, lebih sensitif terhadap udara dingin, atau sembelit.

Sebaliknya, ketika kadar hormon tiroid lebih tinggi dari yang seharusnya, proses-proses dalam tubuh dapat berlangsung lebih cepat. Kondisi ini dikenal sebagai tiroid terlalu aktif atau hipertiroidisme. Sebagian orang dengan hipertiroidisme dapat mengalami penurunan berat badan, denyut jantung yang lebih cepat, mudah merasa kepanasan, tangan gemetar, atau sulit tidur.

Meski demikian, perubahan berat badan yang berkaitan dengan gangguan tiroid biasanya tidak terjadi secara terpisah. Kondisi ini umumnya merupakan bagian dari pola gejala yang lebih luas.

Kapan Kenaikan Berat Badan Mungkin Berkaitan dengan Tiroid yang Kurang Aktif?

Tiroid yang kurang aktif dapat menyebabkan kenaikan berat badan karena tubuh menggunakan energi lebih lambat dari biasanya. Sebagian orang juga mungkin merasa lebih lesu atau mengalami wajah dan tubuh yang tampak lebih bengkak, kembung, atau berkurangnya energi.

Namun, kenaikan berat badan saja tidak selalu berarti terdapat gangguan pada tiroid.

Sebaiknya pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter umum (GP) apabila kenaikan berat badan disertai dengan gejala-gejala seperti:

  • Tetap merasa lelah meskipun sudah cukup beristirahat
  • Merasa kedinginan secara tidak biasa
  • Sembelit
  • Kulit kering
  • Rambut menipis atau mengalami kerontokan
  • Suasana hati yang rendah atau sulit berkonsentrasi
  • Nyeri atau kelemahan otot
  • Menstruasi yang lebih banyak, tidak teratur, atau berlangsung lebih lama
  • Kadar kolesterol yang lebih tinggi dari yang seharusnya

Gejala-gejala ini dapat berkembang secara perlahan. Oleh karena itu, terkadang gejala tersebut disalahartikan sebagai akibat dari gaya hidup yang sibuk, stres, kurang tidur, atau proses penuaan.

Dokter umum (GP) dapat mengevaluasi gejala yang Anda alami dan menentukan apakah pemeriksaan fungsi tiroid perlu dilakukan sebagai bagian dari penilaian medis.

Kapan Penurunan Berat Badan Mungkin Berkaitan dengan Tiroid yang Terlalu Aktif?

Tiroid yang terlalu aktif dapat menyebabkan penurunan berat badan karena tubuh menggunakan energi lebih cepat dari biasanya. Sebagian orang dapat mengalami penurunan berat badan meskipun nafsu makan tetap normal atau bahkan meningkat.

Sebaiknya pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter umum (GP) apabila penurunan berat badan disertai dengan gejala-gejala seperti:

  • Detak jantung yang cepat, tidak teratur, atau terasa berdebar
  • Mudah merasa kepanasan atau berkeringat lebih banyak dari biasanya
  • Tangan gemetar
  • Merasa cemas, gelisah, atau mudah marah
  • Sulit tidur
  • Buang air besar lebih sering
  • Kelemahan otot
  • Menstruasi yang lebih ringan atau tidak teratur
  • Adanya pembengkakan atau rasa penuh di bagian depan leher

Di iklim Singapura yang hangat, gejala seperti mudah berkeringat atau merasa kepanasan mungkin dianggap hal yang biasa. Namun, jika gejala tersebut disertai dengan penurunan berat badan, jantung berdebar, tangan gemetar, atau perubahan pola tidur, sebaiknya Anda menjalani pemeriksaan medis.

Perubahan Berat Badan Dapat Disebabkan oleh Berbagai Faktor

Penting untuk dipahami bahwa perubahan berat badan tidak selalu disebabkan oleh gangguan tiroid.

Meskipun tiroid dapat memengaruhi berat badan, hal tersebut hanyalah salah satu dari banyak kemungkinan penyebab. Kenaikan atau penurunan berat badan juga dapat dipengaruhi oleh kualitas tidur, stres, nafsu makan, sistem pencernaan, penggunaan obat-obatan, perubahan hormon, kadar gula darah, suasana hati, tahap kehidupan, tingkat aktivitas fisik, serta berbagai kondisi kesehatan lainnya.

Oleh karena itu, sebaiknya jangan hanya berfokus pada berat badan semata. Dokter umum (GP) akan menilai kondisi Anda secara menyeluruh, termasuk seberapa cepat perubahan berat badan terjadi, apakah terdapat gejala lain yang menyertainya, serta apakah pemeriksaan fungsi tiroid atau pemeriksaan kesehatan lainnya perlu dilakukan.

Bagaimana Dokter Umum (GP) Membantu Menilai Kondisi Anda Secara Menyeluruh

Dokter menjelaskan hasil pemeriksaan fungsi tiroid kepada seorang pasien

Ketika Anda berkonsultasi dengan dokter umum (GP) karena kenaikan atau penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, tujuan konsultasi biasanya adalah untuk memahami pola di balik perubahan tersebut.

Hal ini dapat mencakup kapan perubahan mulai terjadi, berapa banyak perubahan berat badan yang dialami, apakah nafsu makan berubah, serta apakah terdapat gejala lain seperti mudah lelah, jantung berdebar, perubahan pola buang air besar, perubahan siklus menstruasi, atau gangguan tidur.

Dokter umum (GP) juga dapat menanyakan mengenai:

  • Pola makan dan tingkat aktivitas fisik Anda
  • Kualitas tidur dan tingkat stres
  • Obat-obatan atau suplemen yang sedang dikonsumsi
  • Riwayat kesehatan sebelumnya
  • Riwayat keluarga dengan penyakit tiroid
  • Kehamilan atau persalinan yang baru terjadi, jika relevan

Dokter juga dapat memeriksa tekanan darah, denyut nadi, dan area leher, terutama jika terdapat pembengkakan yang terlihat atau rasa penuh di bagian leher.

Jika dicurigai adanya gangguan pada tiroid, dokter umum (GP) dapat merekomendasikan pemeriksaan darah untuk menilai fungsi tiroid.

Kapan Harus Segera Mencari Pertolongan Medis?

Segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami nyeri dada, sesak napas yang berat, pingsan, kebingungan, kelemahan yang berat, demam tinggi disertai gelisah, atau pembengkakan di leher yang membesar dengan cepat hingga mengganggu pernapasan atau menelan.

Gejala-gejala tersebut memerlukan penilaian medis sesegera mungkin.

Perhatikan Perubahan Berat Badan yang Tidak Dapat Dijelaskan

Kenaikan atau penurunan berat badan yang terjadi tanpa penyebab yang jelas dapat menimbulkan kekhawatiran, terutama jika tidak ada perubahan pada rutinitas sehari-hari.

Gangguan tiroid mungkin menjadi salah satu penyebabnya, tetapi bukan satu-satunya kemungkinan. Dokter umum (GP) dapat membantu meninjau gejala yang Anda alami, menilai kondisi kesehatan secara menyeluruh, dan menentukan apakah pemeriksaan fungsi tiroid atau pemeriksaan lain perlu dilakukan.

Jika Anda khawatir dengan perubahan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, atau jika perubahan tersebut disertai dengan mudah lelah, jantung berdebar, sensitif terhadap panas atau dingin, perubahan pola buang air besar, perubahan siklus menstruasi, atau pembengkakan di leher, berkonsultasilah dengan dokter umum (GP) di Healthway Medical untuk menjalani pemeriksaan.

Temukan Klinik Healthway Medical Terdekat

Dr Glenn Moses Decruz

Ditinjau Secara Medis Oleh Dr Glenn Moses Decruz

Dokter Umum