Hepatitis B kronis

Hepatitis A, B, C, D, dan E. Apa saja perbedaannya, bagaimana penularannya, dan apakah penyakit ini dapat memengaruhi Anda?

Pertanyaan-pertanyaan ini cukup umum, terutama karena berbagai virus tersebut memiliki nama penyakit yang sama. Tidak jarang orang tertukar atau menganggap hepatitis bukanlah kondisi yang relevan bagi mereka. Padahal, meskipun beberapa jenis hepatitis hanya menyebabkan penyakit jangka pendek, jenis lainnya dapat bertahan di dalam tubuh selama bertahun-tahun dan perlahan memengaruhi hati tanpa menimbulkan gejala yang jelas.

Memahami perbedaannya dapat membantu Anda mengenali tanda-tanda yang perlu diwaspadai, mengetahui kapan pemeriksaan perlu dipertimbangkan, serta memahami jenis hepatitis yang dapat dicegah melalui vaksinasi. Dalam artikel ini, kami membahas lebih lanjut jenis-jenis utama hepatitis virus, cara penularannya, gejala yang perlu diketahui, dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan hati.

Poin-Poin Penting

  • “Hepatitis virus” mencakup beberapa infeksi virus berbeda yang menyebabkan peradangan pada hati. Jenis utamanya adalah hepatitis A, B, C, D, dan E.
  • Hepatitis A dan E biasanya menular melalui makanan atau air yang terkontaminasi, sedangkan hepatitis B dan C menular melalui darah yang terinfeksi serta cairan tubuh tertentu. Hepatitis D hanya terjadi pada orang yang telah terinfeksi hepatitis B.
  • Hepatitis B dan C dapat tidak menimbulkan gejala selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, pemeriksaan merupakan satu-satunya cara yang dapat diandalkan untuk mengetahui apakah Anda terinfeksi.
  • Hepatitis A dan B dapat dicegah melalui vaksinasi, sedangkan hepatitis C kini dapat disembuhkan.
  • Hepatitis B kronis dapat ditangani dengan baik melalui pemantauan yang tepat dan pengobatan jika diperlukan.

Apa Itu Hepatitis?

Hepatitis adalah peradangan pada hati. Kondisi ini sering disebabkan oleh infeksi virus, meskipun konsumsi alkohol berlebihan, penyakit hati berlemak, dan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan peradangan pada hati. Beberapa jenis hepatitis hanya menyebabkan penyakit jangka pendek yang dapat sembuh dengan sendirinya, sedangkan jenis lainnya dapat bertahan tanpa disadari selama bertahun-tahun dan menyebabkan kerusakan hati jangka panjang. Terdapat lima jenis utama hepatitis virus, dan memahami perbedaannya merupakan langkah pertama untuk melindungi diri Anda.

Berbagai Jenis Hepatitis

Cara penularan hepatitis bergantung pada jenis virusnya. Berikut perbandingannya.

JenisPengertianBagaimana Virus Menular?Cara Melindungi Diri
Hepatitis AInfeksi hati jangka pendek yang disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV). Kondisi ini dapat membuat Anda merasa tidak sehat selama beberapa minggu, tetapi sebagian besar orang dapat pulih sepenuhnya tanpa berkembang menjadi penyakit kronis. Setelah pulih, tubuh biasanya memiliki kekebalan jangka panjang.Melalui makanan atau air yang terkontaminasi.Vaksinasi dalam rangkaian 2 dosis. Vaksin mungkin dianjurkan sebelum bepergian ke daerah tempat Hepatitis A lebih umum ditemukan.
Hepatitis BInfeksi hati yang berpotensi serius akibat virus hepatitis B (HBV). Sebagian besar orang dewasa yang mengalami infeksi akut dapat pulih, tetapi pada sebagian orang, infeksi dapat berkembang menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati selama bertahun-tahun. Pengobatan biasanya tidak dapat menghilangkan virus sepenuhnya, tetapi Hepatitis B kronis sering kali dapat ditangani secara efektif.Melalui darah yang terinfeksi dan cairan tubuh tertentu, termasuk penularan dari ibu kepada bayi saat lahir.Vaksinasi, biasanya dalam rangkaian 3 dosis. Jika Anda tidak yakin apakah sudah divaksinasi, memiliki kekebalan, atau sedang terinfeksi, dokter dapat menyarankan apakah pemeriksaan darah diperlukan.
Hepatitis CInfeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis C (HCV). Infeksi ini sering tidak menimbulkan gejala dan dapat berkembang menjadi penyakit jangka panjang jika tidak diobati. Berbeda dengan Hepatitis B, Hepatitis C kini dapat disembuhkan pada sebagian besar pasien melalui rangkaian pengobatan antivirus oral. Saat ini belum tersedia vaksin.Terutama melalui kontak antardarah, seperti penggunaan jarum suntik bersama atau paparan peralatan yang terkontaminasi.Karena belum tersedia vaksin, pemeriksaan mungkin dianjurkan jika Anda memiliki kemungkinan risiko paparan.
Hepatitis DInfeksi yang disebabkan oleh virus hepatitis D (HDV). Infeksi ini hanya menyerang orang yang telah terinfeksi Hepatitis B dan dapat memperburuk kondisi tersebut.Melalui darah dan cairan tubuh pada orang yang juga terinfeksi Hepatitis B.Pencegahan Hepatitis B melalui vaksinasi juga memberikan perlindungan terhadap Hepatitis D karena HDV hanya dapat menginfeksi orang yang memiliki Hepatitis B.
Hepatitis EInfeksi hati jangka pendek yang disebabkan oleh virus hepatitis E (HEV). Kondisi ini biasanya sembuh tanpa berkembang menjadi penyakit kronis dan relatif jarang ditemukan di Singapura.Melalui makanan atau air yang terkontaminasi.Menjaga kebersihan makanan dan air. Vaksin telah tersedia, tetapi belum tersedia secara luas di Singapura.

Di antara jenis-jenis tersebut, Hepatitis B perlu mendapat perhatian khusus di Singapura karena dapat berkembang menjadi kronis, tidak menimbulkan gejala selama bertahun-tahun, dan menyebabkan komplikasi hati yang serius jika tidak ditangani dengan baik.

Gejala Hepatitis B dan Pentingnya Deteksi Dini

Hepatitis B perlu mendapat perhatian karena sering kali tidak menimbulkan gejala sama sekali. Sekitar 70% orang dewasa dengan infeksi akut tetap merasa sehat.1 Pada sebagian orang, infeksi berkembang menjadi kronis tanpa pernah menimbulkan gejala yang jelas sehingga dapat memengaruhi hati secara perlahan selama bertahun-tahun. Hepatitis B kronis merupakan salah satu penyebab utama sirosis hati atau terbentuknya jaringan parut pada hati dan kanker hati di Singapura.2 Oleh karena itu, menunggu hingga Anda merasa tidak sehat bukanlah cara yang aman untuk mendeteksinya.

Risiko berkembang menjadi infeksi kronis sangat tinggi jika Hepatitis B diperoleh saat lahir atau pada masa kanak-kanak. Hepatitis B kronis sering kali dapat ditangani secara efektif melalui pemantauan rutin dan, jika diperlukan, pengobatan untuk mengurangi risiko komplikasi hati.

Pelajari lebih lanjut tentang Hepatitis B kronis, termasuk pemantauan dan pengobatannya.

Pencegahan Hepatitis: Skrining dan Vaksinasi

Vaksinasi hepatitis di Singapura

Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko hepatitis dan menjaga kesehatan hati, yaitu memahami cara penularan hepatitis, mengetahui kapan perlu menjalani pemeriksaan, serta memastikan Anda mendapatkan vaksinasi yang dianjurkan.

Siapa yang Perlu Menjalani Skrining Hepatitis?

Karena Hepatitis B dan C dapat tidak menimbulkan gejala selama bertahun-tahun, pemeriksaan merupakan satu-satunya cara yang dapat diandalkan untuk mengetahui apakah Anda terinfeksi. Diskusikan dengan dokter mengenai pemeriksaan hepatitis jika salah satu kondisi berikut berlaku untuk Anda:

  • Anda belum pernah menjalani pemeriksaan hepatitis atau tidak yakin apakah sudah pernah menerima vaksin.
  • Pekerjaan Anda memiliki risiko paparan yang lebih tinggi.
  • Anda tinggal serumah dengan atau memiliki pasangan yang menderita Hepatitis B atau C.
  • Anda sedang hamil.

Bergantung pada tujuan pemeriksaan, tes darah untuk skrining hepatitis dapat meliputi:

  • HBsAg — mendeteksi infeksi Hepatitis B yang sedang berlangsung.
  • Anti-HBs — memeriksa apakah Anda memiliki kekebalan terhadap Hepatitis B, misalnya setelah vaksinasi.
  • Antibodi Hepatitis A — memeriksa apakah Anda memiliki kekebalan terhadap Hepatitis A.
  • Anti-HCV — digunakan sebagai pemeriksaan awal untuk mendeteksi paparan Hepatitis C. Jika hasilnya positif, diperlukan pemeriksaan lanjutan.

Dokter juga dapat menyarankan pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Test/LFT) untuk menilai kondisi hati Anda. Namun, pemeriksaan ini saja tidak dapat memastikan atau menyingkirkan diagnosis hepatitis. Di Healthway Medical, skrining hepatitis tersedia sebagai bagian dari beberapa paket medical check-up, dan hasilnya akan dijelaskan oleh dokter umum (GP).

Vaksinasi Hepatitis

Vaksinasi memberikan perlindungan yang efektif terhadap Hepatitis A dan B. Setelah menyelesaikan rangkaian vaksinasi, perlindungan umumnya bertahan dalam jangka panjang sehingga sebagian besar orang sehat tidak memerlukan dosis penguat (booster) secara rutin. Dokter akan memberikan rekomendasi berdasarkan jenis vaksin yang diterima dan faktor risiko masing-masing individu.

  • Vaksin Hepatitis A diberikan dalam 2 dosis dengan jarak sekitar enam bulan.
  • Vaksin Hepatitis B diberikan dalam 3 dosis selama sekitar enam bulan. Vaksin Hepatitis B juga melindungi terhadap infeksi Hepatitis D.
  • Vaksin kombinasi (Twinrix) memberikan perlindungan terhadap Hepatitis A dan B dalam satu rangkaian yang terdiri dari 3 dosis, sehingga menjadi pilihan bagi orang yang memerlukan perlindungan terhadap kedua jenis hepatitis tersebut.

Saat ini belum tersedia vaksin untuk Hepatitis C. Oleh karena itu, pemeriksaan sangat penting bagi orang yang memiliki kemungkinan risiko paparan.

Tempat Mendapatkan Skrining atau Vaksinasi Hepatitis di Singapura

Tes Hepatitis B

Baik Anda sedang mempertimbangkan apakah perlu menjalani skrining, tidak ingat apakah sudah pernah divaksinasi, atau sekadar ingin menjaga kesehatan hati, dokter umum dapat membantu menentukan pemeriksaan atau vaksinasi yang sesuai. Jika Anda sedang hamil, skrining hepatitis sudah menjadi bagian dari pemeriksaan kehamilan rutin. Kami membahas dampaknya bagi Anda dan bayi dalam artikel mengenai hepatitis selama kehamilan.

Apakah MediSave atau CHAS Dapat Digunakan untuk Perawatan Hepatitis?

Vaksinasi Hepatitis B direkomendasikan secara nasional bagi orang dewasa yang tidak memiliki bukti kekebalan, riwayat infeksi sebelumnya, atau riwayat vaksinasi. MediSave dapat digunakan untuk vaksinasi yang memenuhi syarat, dan subsidi tersedia bagi pasien yang memenuhi ketentuan melalui Healthier SG serta program vaksinasi nasional.3

Hepatitis B kronis juga termasuk dalam Chronic Disease Management Programme, sehingga pasien yang memenuhi syarat dapat menggunakan MediSave untuk perawatan rawat jalan yang disetujui, sesuai batas dan ketentuan yang berlaku. Vaksinasi Hepatitis A dan pemeriksaan skrining umum biasanya perlu dibayar sendiri. Oleh karena itu, tanyakan biaya dan kelayakan Anda kepada klinik.

 

Siap menjalani pemeriksaan atau vaksinasi?

Temukan klinik Healthway terdekat dan buat janji temu.

Buat Janji Konsultasi

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah saya bisa terkena Hepatitis A dan B secara bersamaan?

Ya, bisa. Hepatitis A dan Hepatitis B disebabkan oleh virus yang berbeda, sehingga seseorang dapat terinfeksi keduanya. Tersedia juga vaksin kombinasi yang dapat melindungi dari kedua infeksi tersebut.

Bagaimana cara mengetahui apakah saya memiliki kekebalan terhadap Hepatitis B?

Tes darah untuk antibodi permukaan Hepatitis B (anti-HBs) dapat membantu menentukan apakah Anda memiliki kekebalan terhadap Hepatitis B. Bergantung pada riwayat kesehatan dan riwayat vaksinasi Anda, dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan darah Hepatitis B tambahan untuk mengetahui status Anda secara menyeluruh.

Apakah Hepatitis B kronis dapat disembuhkan?

Pengobatan saat ini umumnya belum dapat menghilangkan virus sepenuhnya, tetapi Hepatitis B kronis sering kali dapat dikelola dengan baik. Pemantauan rutin dan, bila diperlukan, pengobatan antivirus dapat membantu mengurangi risiko kerusakan hati dan komplikasi. Pelajari lebih lanjut tentang Hepatitis B Kronis.

Apakah Hepatitis C dapat disembuhkan?

Obat antivirus modern dapat menyembuhkan sebagian besar kasus Hepatitis C. Karena saat ini belum tersedia vaksin, pemeriksaan sangat penting bagi orang yang mungkin pernah terpapar virus tersebut.

Referensi

  1. Communicable Diseases Agency (CDA). Hepatitis B. Tersedia di: https://www.cda.gov.sg/professionals/diseases/hepatitis-b/
  2. Ang LW, dkk. Status of hepatitis B virus and hepatitis C virus elimination in Singapore: a call for action. Singapore Medical Journal. 2025. Tersedia di: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC12364410/
  3. Ministry of Health, Singapore. National Adult Immunisation Schedule; Extension of MediSave for Vaccines. Tersedia di: https://www.moh.gov.sg/newsroom/moh-establishes-national-adult-immunisation-schedule-extends-use-of-medisave-for-vaccines-under-the-schedule/